in

Mandala Shoji Dipenjara, Istri Menangis Cerita Ini ke Anak: Ayah di Pesantren Itikaf 3 Bulan

Sempat menghilang usai vonis atas kasus pelanggaran Kampanye Pemilu, presenter Mandala Shoji, pada Jumat sore akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib atau polisi.
Pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat sebelumnya sempat mendatangi rumah Mandala Shoji untuk melakukan eksekusi pada 31 Januari 2019, tetapi tak ada informasi keberadaan Mandala Shoji.
Istri Mandala Shoji, Maridha Deanova Safriana memberikan pengertian kepada anak-anaknya tentang kasus yang sedang menimpa suaminya.
Maridha Deanova Safriana tak berani mengatakan di mana Mandala Shoji yang sebenarnya kepada empat anaknya.
Selain masih kecil, Maridha Deanova Safriana tak sanggup melihat reaksi anaknya kalau mengetahui ayahnya berada dipenjara di Lapas Salemba.
“Mereka terlalu kecil untuk mengerti, mereka taunya ayahnya di pesantren. Anak-anakku nggak ngerti apa yang terjadi saat ini,” kata  Maridha Deanova Safriana, di Menteng, Jakarta Pusat.
Maridha Deanova Safriana menangis saat menceritakan kondisi itu.
Istri Mandala Shoji dan Elza Syarief saat ditemui  di kantor hukumnya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu.
Sesekali ia menyeka air matanya dengan tisu.
Sebisa mungkin ia memberikan penjelasan yang bisa dimengerti anaknya.
Ia mengatakan Mandala Shoji 3 bulan itikaf.
“Mereka nggak ngerti tiga bulan apa, aku yakin mereka tegar,” pungkasnya.
Istri Mandala Shoji Bantah Suaminya Disebut Buron
istri Mandala Shoji, Maridha Deanova Safriana menggelar konferensi pers dan didampingi kuasa hukumnya, Elza Syarief.
Kuasa hukum presenter Mandala Shoji, Elza Syarief membantah bahwa kliennya menjadi buronan Kejari Jakarta Pusat.
“Sesuai keterangan Kejari, Mandala nggak pernah jadi buron dan nggak pernah masuk daftar pencarian orang,” kata Elza Syarief saat ditemui di kantor hukumnya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu .
Bagi Elza Syarief, definisi buron sendiri adalah masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Maridha Deanova Safriana tak terima jika sang suami disebut sebagai buronan.
Lantaran sang suami hanya pergi berkunjung ke dapil (daerah pemilihan) tempat Mandala mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
“Dia muter-muter (berkunjung) ke dapil, dia menginap di rumah warga,” ucap Deanova .
Perihal Mandala Shoji yang sulit dihubungi dan sempat putus kontak, Maridha Deanova Safriana menyebut hal itu wajar.
“Aku hubungi (telepon) kadang bisa kadang enggak. Masa kalian HP 24 jam dipegang, enggak kan?” ungkap Maridha Deanova Safriana.
Sama halnya dengan kliennya, Elza Syarief selaku kuasa hukum Mandala Shoji yang menyampaikan alasan serupa.
“Mungkin ditelepon kita saja susah, mungkin dia datangi ke wilayah warga yang sinyalnya sulit,” ungkap Elza Syarief.